Daftar Lengkap 34 Film Warkop DKI

Diposting pada

Berikut adalah Daftar Lengkap 34 Film Warkop DKI disusun berdasarkan tahun rilis

1. Mana Tahaaan… (1979) bersama Elvy Sukaesih, Rahayu Effendi dan Kusno Sudjarwadi

Film Mana Tahan pada tahun 1980-an mampu menyedot 400.816 penonton. Angka itu tentu sangat fantastis di tengah situasi perfilman waktu itu.

Film yang mengisahkan tentang anak kampung bercita-cita kuliah di Jakarta ini memancing tawa. Cerita singkatnya, Indro dan Dono adalah anak daerah dari Purbalingga. Kedunya bertemu di kereta. Keduanya sama-sama ingin kuliah di Jakarta dan indekos di tempat Rahayu Effendi. Di tempat indekos itu juga ada Kasino dan Nanu.

Pertemuan mereka inilah menjadi titik lawakan mereka. Banyolan ala Jawa, Batak dan Betawi campur aduk dalam film tersebut. Di tambah bintang tamunya Elvy Sukaesih yang memerankan pembantu seksi.

Keberadaan Elvy menambah cerita semakin berkarakter dan lucu. Ketiganya bersaingan mendapatkan Elvy. Di tengah cerita, Elvy rupanya hamil, dan informasi ini terdengar sampai ketelinga Rahayu yang menjadi ibu kos. Setelah diselidiki, ternyata yang menghamili adalah mantan suami majikan yang diperankan oleh Kusno Sudjarwadi.

Singkat cerita, meski dalam perjalanan kuliah Dono, Kasino dan Indro diwarnai berbagai macam problema mereka akhirnya bisa menyelesaikan tugasnya sebagai mahasiswa dan menjadi sarjana.

2. Gengsi Dong (1980) bersama Camelia Malik, Zainal Abidin dan M. Pandji Anom

Slamet (Dono) adalah seorang anak pedagang tembakau kaya(M.Pandji Anom), sedangkan Paijo (Indro) seorang anak pengusaha minyak, dan Sanwani (Kasino) seorang anak pengusaha bengkel kecil. Mereka bertiga sama-sama kuliah di sebuah universitas, dan sama-sama jatuh cinta kepada Rita (Camelia Malik), seorang anak dosen(Zainal Abidin&Komalasari). Mereka sama-sama menunjukkan gengsi tinggi untuk merebut Rita. Dono, Kasino, dan Indro akhirnya sama-sama kecewa, karena Rita dipertunangkan dengan seorang Akabri.

3. Pintar Pintar Bodoh (1980) bersama Eva Arnaz, Debby Cynthia Dewi, Dorman Borisman dan Dana Christina

Film ini berkisah tentang Dono, Kasino, Indro dan Dorman yang ingin membuka sebuah kantor detektif. Namun karena ketidaksepahaman antara mereka, persahabatan mereka pun terbelah menjadi dua kubu yaitu Kubu Kasino-Dono dan Kubu Indro-Dorman. Kedua kubu tersebut bersaing untuk menjadi detektif terbaik. Persaingan pun dimulai saat mereka mencari sekertaris cantik dn mempromosika kehebatan mereka. Dan mereka tak tahu sekertaris mereka mengkhianati bossnya masing masing. Sekertaris Indro berpacaran dengan sekertaris Kasino dan membeberkan rahasia perusahaan Kasino kepada Indro begitupun sebaliknya. Sampai akhirnya kedua kubu itu bangkrut karena tak ada pemasukan dan mereka tak pernah menyelesaikan satu masalahpun.Kelucuan lain pun muncul saat Dono berdansa ala John Travolta seperti dalam film Saturday Night Fever ada juga Indro dan Kasino yang terjatuh karena salah naik tangga pesawat juga Kasino dan Dono yang menyamar sebagai pengamen untuk membuntuti istri konglomerat.

4. GeEr – Gede Rasa (1980) bersama Dorman Borisman, Ita Mustafa dan Itje Trisnawati

Film ini berkisah tentang Slamet (Dono) dan Poltak (Dorman Borisman) yang ikut dengan keluarga Sanwani (Kasino) disini Slamet dan Poltak juga ikut membantu dalam rumah Sanwani. Sanwani memiliki adik yang memiliki adik bernama Tiwi (Ita Mustafa) yang menyukai Paijo (Indro), seorang doketer. Tiwi ternyata juga menjadi rebutan oleh Slamet dan Poltak. Dalam perjalanan film diketahui bahwa Sanwani akan menikahi Sarah (Itje Trisnawati) pacarnya. Sementara Tiwi tidak jadi menikah dengan Paijo, karena Paijo telah dijodohkan dengan kedua orang tuanya.

5. Manusia 6.000.000 Dollar (1981) bersama Eva Arnaz, Eddy Gombloh dan Dorman Borisman

Film ini merupakan parodi dari serial AS “The Six Million Dollar Man”.

Film ini berkisah tentang Dono, Kasino, Indro, dan Dorman Borisman yang berperan sebagai anggota kepolisian. Dono yang seorang anggota kepolisian mengalami kecelakaan yang diubah menjadi manusia robot dengan biaya $6.000.000. Sebagai anggota kepolisian mereka bertugas untuk mengusut kejahatan yang terjadi di masyarakat, seperti ponografi dan penculikan anak. Cerita kemudian berkutat pada sindikat penculikan profesional yang menculik anak dan artis yang diperankan Eva Arnaz.

6. IQ Jongkok (1981) bersama Enny Haryono, Marissa Haque, dan Alicia Djohar

Tiga mahasiswa miskin (Dono, Kasino, Indro) menolong Pak Broto (S. Parya) yang kena tabrak lari. Pak Broto meninggalkan sebuah harta karun, dan ketiga mahasiswa itu masuk hutan, naik bukit, menyebrangi sungai mencarinya. Dalam pencarian itu Dono mendapat pacar Maya (Enny Haryono) anak penabrak pak Broto.

7. Setan Kredit (1981) bersama Minati Atmanegara, Nasir dan Alicia Djohar

Dono, Kasino, dan Indro mendengar berita hilangnya seorang anak melalui radio yang menawarkan hadiah untuk yang menemukan. Mereka bertiga tertarik dengan hadiah yang diberikan untuk menemukan anak yang hilang. Kemudian mereka mendatangi tempat yang dikeramatkan untuk mendapat petunjuk. Sang penunggu meminta syarat kepada mereka untuk mendatangkan orang-orang yang mau menerima kredit. Setelah berusaha untuk mendapatkan orang-orang yang mau menerima kredit, mereka menagih janji untuk mendapat petunjuk, tetapi mereka tidak dapat apa-apa hingga diketahui bahwa berita yang hilang hanya kesalahan, karena sang anak hanya bersembunyi dan dinyatakan hilang.

8. Dongkrak Antik (1982) bersama Meriam Bellina, Mat Solar dan Pietrajaya Burnama

Berkisah tentang Dono, Kasino, Indro dan Mat Solar. Mereka berempat adalah karyawan di sebuah hotel yang dipimpin oleh Paulus (Pietrajaya Burnama). Mereka berempat punya masalah masing-masing seperti Dono yang pelupa dan harus bersaing dengan Paulus bosnya dalam mendapatkan cinta seorang karyawti cantik Sri Anunia (Meriam Bellina), Kasino yang hobi berkata-kata kasar, Indro yang gagap serta Mat Solar yang budeg.

Kelucuan-kelucuan timbul karena masalah mereka mulai dari Dono yang bolak-balik mengantar rombongan bule dan ia juga meminum obat perangsang serta membuat keributan saat belajar menari, Kasino yang berpura-pura jadi dukun di kuburan untuk menjebak Paulus, Indro dengan gagapnya yang harus dipukul bokongnya telebih dahulu agar bisa lancar bicara. Sampai Mat Solar yang membuat marah pamannya lantaran lantaran kebudekannya.

9. Chips (1982) bersama Sherly Malinton, Tetty Liz Indriati dan Chintami Atmanegara

Kali ini trio Dono-Kasino-Indro bekerja sebagai petugas pelayanan masyarakat partikelir (Swasta), khusus di bidang keamanan dan ketertiban. Selain trio DKI, film ini juga dibintangi oleh mendiang Panji Anom, sebagai boss Chips, dan Sherly Malinton sebagai kekasih Dono. Seperti biasa, kejadian-kejadian lucu mulai berhamburan sejak awal film, seperti Kasino mengejar pengendara motor trail yang ugal-ugalan, Indro mengatasi kenakalan seorang anak yang diperankan oleh Memet Mini, hingga Dono yang terpaksa harus berbasah kuyup tercebur ke kali bersama Sherly dan mobil patrolinya gara-gara asyik pacaran.

Ungkapan khas dari film ini adalah “jangkrik boss”, yang digunakan Kasino sebagai alasan saat memergoki Panji Anom sedang bermesraan dengan seorang wanita di tengah hutan. Akhir film ini cukup tragis, dimana Dono terpaksa harus mengkandaskan rencananya meminang Sherly, karena Sherly harus menuruti perjodohan dirinya dengan orang lain yang ternyata adalah Panji Anom alias bossnya sendiri.

10. Maju Kena Mundur Kena (1983) bersama Eva Arnaz, Lydia Kandou dan Us Us

Dono dan Indro adalah teman satu kos dan anak buah Kasiono di bengkel. Kasino melarang Dono dan Indro untuk tidak tertarik oleh wanita. Padahal secara diam diam, Kasino selalu merindukan seorang gadis yang fotonya ia temukan di sebuah majalah. Tanpa sengaja, ketika Dono sedang jaga malam, ia harus memperbaiki mobil Marina (Eva Arnaz).

Hal tersebut membuat Kasino marah marah, karena Marina belum membayar ongkosnya. Di luar dugaan, ternyata Marina pindah kos ke tempat Dono dan kawan kawan. Kasino terperanjat, karena ternyata Marina adalah gadis yang ia rindukan selama ini. Kasino selalu berusaha mendekati Marina, tetapi justru Dono yang mendapat untung. Karena Marina yang ditemui kakek neneknya untuk dikawinkan mengaku sudah menikah dengan Dono.

11. Pokoknya Beres (1983) bersama Eva Arnaz, Lydia Kandou, Us Us dan Nourma Yunita

Dono, Kasino, Indro, Marina (Eva Arnaz) dan Anita (Lydia Kandau) adalah teman satu kost. Pemilik kost itu adalah Us Us. Pertama-tama diceritakan Dono yang pandai masak dan melamar ke berbagai restoran tapi ditolak. Sementara Indro dan Kasino kerjanya hanya mengejar cewek dengan segala kibulannya, dan gagal terus. Suatu ketika, Anita menghilang tanpa sepengetahuan kawan-kawannya karena ayahnya datang. Kasino pergi mencari, tetapi justru ditangkap Polwan yang dirayunya. Indro juga tertangkap polisi karena telah merusak telpon umum, saat terjebak akibat pintunya macet.

12. Itu Bisa Diatur (1984) bersama Ira Wibowo, Lia Warokka dan Aminah Cendrakasih

Tiga sekawan Dono, Kasino, Indro mendapat kepercayaan membuka restoran karena keahlian Dono memasak. Banyolan diambil dari suasana restoran itu: jenis makanan yang dipesan habis, main ambil kursi hingga yang mau duduk jatuh, kritikus masakan yang angker, tapi ternyata memuji. Banyolan lain: Indro dan Susan (Ira Wibowo), kasir restoran, main-main dengan borgol Satpam dan tidak sengaja terkunci, hingga kemana-mana harus berdua dan pacar Indro kesal; kelucuan di tempat senam tempat Henny (Lia Warokkka), pramugari kenalan Dono, mengajar. Dan tentu saja, banyolan antar tiga sekawan itu sendiri.

13. Tahu Diri Dong (1984) bersama Eva Arnaz, Lydia Kandou, Aminah Cendrakasih, Wieke Widowati dan Us Us.

Kasino yang sok trampil, memasang sebuah lukisan abstrak di tembok rumah Pak Us Us dimana mereka indekos. Plester dinding itu jebol. Ketakutan oleh marahnya Pak Us Us, Kasino, Dono Indro, Marina (Eva Arnaz} dan Anita (Lydia Kandau} mencoba mengelabui pak Us Us, tetapi ulah mere-ka keburu ketahuan, tak pelak lagi mereka kena marah dan disuruh untuk segera memperbaiki. Segala ulah konyol dan sekedar bikin orang tertawa berlanjut, dengan kedatangan kakek Dono dari kampung. Dono menipu kakeknya bahwa ia sudah jadi dokter. Ulah ini pun berantakan karena akhirnya kakek Dono mengetahui ulah cucunya ini. Disambung dengan Anita yang ingin menguji kecintaan pacarnya, pada suatu pesta. Dono dimintanya untuk berpura-pura menjadi pacarnya. Pesta itu menjadi berantakan gara-gara ulah Dono yang konyol, membuat Anita kesal.

14. Kesempatan Dalam Kesempitan (1985) bersama Lydia Kandou, Nena Rosier, Leily Sagita, Lia Warokka, Lina Budiarti, Kaharuddin Syah dan Fanny Bauty.

Dono yang bekerja di agen rokok sementara Kasino bekerja di bengkel, menganjurkan supaya Indro diterima di tempat kos Tina (Lydia Kandou) dan Santi (Lia Waroka). Kelucuan pun muncul. Indro kedatangan pacar dan ayah pacarnya hingga Indro kerepotan mengatur agar Tina dan Santi yang tinggal serumah, tidak dicurigai. Ibu Santi yang fanatik juga berkunjung. kelucuan lain muncul saat Kasino mengantar pacar Dono dan mobilnya tabrakan, Kasino berpura-pura hilang ingatan. Mobilnya berhasil dijual, tapi hal ini jadi masalah karena si pembeli minta uang kembali

15. Gantian Dong (1985) bersama Ira Wibowo, Lia Warokka, Chintami Atmanegara, Leily Sagita, Wieke Widowati dan Advent Bangun

Film ini menceritakan tentang Kasino yang berusaha merayu Vera, seorang gadis yang ingin main film. Ia mengatakan punya teman sutradara terkenal yang baru pulang dari luar negeri bernama Indro. Ketika liburan, Indro, Dono, Ira dan Lia mengadakan perkemahan. Kasino sengaja mengajak Vera untuk ikut perkemahan. Vera yang menduga benar bahwa Indro adalah sutradara, berusaha mendekati Indro. Maka terjadilah uring-uringan, sampai kebohongan Kasino akhirnya terbongkar. Lagi ulah Kasino yang mengejar cewek, kali ini di sebuah restoran. Kebetulan cewek yang diganggu adalah Julia yang sudah punya pacar. Lagi-lagi Indro jadi sasaran cemburu pacar Julia, bernama Tony, seorang jagoan. Indro dicari kemana pun pergi, hingga Indro merasa ketakutan dimana-mana. Dono dan Kasino menganjurkan, agar Indro bersembunyi di peti mati, dan mengumumkan bahwa Indro sudah mati. Pada mulanya Tony percaya, namun akhirnya jagoan itu tahu bila Indro hanya pura-pura mati. Untung Julia datang untuk memberi penyelesaian, sehingga Indro selamat dari kesalahpahaman itu.

16. Atas Boleh Bawah Boleh (1986) besama Eva Arnaz, Dian Nitami dan Wolly Sutinah

Dono, Kasino, Indro pergi berburu. Saat berburuh, Dono pingsan dan di rawat Lurah setempat. Dono jatuh hati pada putri pak Lurah. Setelah tahu watak gadis itu, Dono menghindar lari dan terjadi kecelakaan lagi. Dono dirawat di rumah sakit dan di sini Dono jatuh hati pada perawatnya, Susy (Eva Arnaz). Diam-diam Indro tanpa tahu juga jatuh hati pada Susy. Persaingan terjadi, tapi tak ada yang berhasil meraih Susy

17. Sama Juga Bohong (1986) bersama Ayu Azhari, Nia Zulkarnaen, dan Chintami Atmanegara

Dono, Kasino, dan Indro adalah mahasiswa yang kos di rumah orang tua Nia (Nia Zulkarnaen) si gadis cantik. Dono dan dua kawannya berhasil membuat robot untuk dikomersilkan. Mereka juga berkenalan dengan Chintami (Chintami Atmanegara) penyanyi top. Bersama penyanyi ini mereka mengadakan pertunjukan amal untuk memperbaiki rumah Ayu (Ayu Azhari) dan yatim-piatu yang hampir ambruk.

Ketika pertunjukan hampir berlangsung, Chintami belum muncul karena ditahan manajernya yang tidak setuju dengan rencana pertunjukan itu. Dengan gaya jenaka, Dono berhasil membawa Chintami ke tempat pertunjukan. Manajer Chintami mengejar sampai ke atas pentas dan menjadikan sebuah pertunjukan sendiri.

18. Depan Bisa Belakang Bisa (1987) bersama Eva Arnaz dan HIM Damsyik

Dono, Kasino, dan Indro bertindak sebagai detektif Depan Bisa Belakang Bisa. Kelompok detektif ini membantu dalam pengungkapan hilangnya berlian dari Jepang. Di film ini kita bisa melihat Dono berubah menjadi superhero ala Gaban.

19. Makin Lama Makin Asyik (1987) bersama Meriam Bellina, Susy Bolle dan Timbul

Dono, Kasino, dan Indro tinggal di sebuah rumah kost. Kelucuan mulai terjadi dari pemilik flat tante Sarah (Susy Bolle) yang sedang pacaran. Kasino dan Indro memasang mikrofon hingga suara pacaran itu terdengar ke seluruh kamar. Maka perseteruan tante Sarah dan tiga sekawan terjadi.

Lalu datang Erna (Meriam Bellina) keponakan tante Sarah. Tiga sekawan tadi berlomba menarik hati Erna. Suatu saat tiga sekawan diajak Erna ke klab malam. Di situ jumpa dengan tante Sarah. Tiga sekawan terpaksa menyamar jadi wanita.

20. Saya Suka Kamu Punya (1987) bersama Doyok dan Didik Mangkuprojo

Dono, Kasino, dan Indro diterima sebagai pemain wayang orang, maka kelucuan dalam pentas ini di munculkan antara lain perkelahian betul-betulan yang membuat penonton senang. Kemudian muncul masalah lain, tanah untuk wayang orang itu berdiri diincar pleh Gozal (Didik Mangkuprojo) pengusaha real estate. Rebutan tanah dan sertifikatnya yang kemudian jadi bahan banyolan. Penyelesaiannya Dono dan kawan-kawan bertanding tinju dengan jago-jago Gozal.

21. Jodoh Boleh Diatur (1988) bersama Raja Ema, Silvana Herman, Yurike Prastika, Ira Wibowo dan Nia Zulkarnaen

Dono, Kasino, Indro mencari pacar lewat biro jodoh. Persoalan timbul karena pasangan mereka yang direkomendasikan kepala biro jodoh (Ira Wibowo) itu. Indro kecewa karena pasangannya ternyata sedang meneliti tentang kesetiaan pria untuk skripsinya. Dono nyaris dipecat gara-gara kebanyakan memakai telpon untuk pacaran, sedang pasangan Kasino ternyata penipu. Calon Dono, Rita (Raja Emma) tiba-tiba menghilang dan lewat kakeknya (Panji Anom) menitipkan bayi pada Dono. Ternyata Rita menghindar dari suaminya yang datang mencari dan ingin mengajak rujuk. Rita pergi , karena tak mau dimadu. Maka kelucuan pindah dengan soal bayi itu, yang mengingatkan akan film’”Three Man and a Baby”. Dono jatuh cinta pada bayi itu, hingga waktu diambil Rita dan suaminya kembali ke Malaysia, dia bagaikan kehilangan ingatan dan menyusul ke Malaysia dengan menggendong-gendong boneka ditemani Indro dan Kasino. Setelah bertemu bayi itu, ia bisa tertawa kembali.

22. Malu-Malu Mau (1988) bersama Nurul Arifin, Kiki Fatmala dan Sherly Malinton

Dono, Kasino, Indro hidup satu kos dengan Lisa (Nurul Arifin) dan Selly (Shirley Malinton). Pemilik kos tersebut adalah Pak Raden (Suyadi). Gara-gara membaca pengisian sebuah kuis majalah, Indro dibuat penasaran oleh Kasino, bahwa salah satu teman kos tadi jatuh hati pada Indro. Lewat berbagai banyolan, hal itu ternyata hanya salah paham. Kasino sendiri mendapat nasib malang lewat kesalahan pegawai bank yang memberikan uang berlebih dari yang diminta. Uang yang disimpan dan hendak dikembalikan ternyata harus melalui cara yang berbelit-belit untuk mengundang kelucuan. Lalu giliran Dono yang mendapat pacar kulit putih juga mengalami nasib sama.

23. Godain Kita Dong (1989) bersama Lisa Patsy, Ida Kusumah dan Tarsan

Kasino dan Indro bekerja di peternakan ayam milik pamannya (Tarzan). Mereka iri pada Dono, anak pamannya yang sekolah di Amerika, dan kembalinya membawa pacar orang Amerika, Madonna (Lisa Patsy), padahal Dono sudah dijodohkan orangtuanya dengan Ayu Sukoco (Nandya Nathasia)

24. Sabar Dulu Doong…! (1989) bersama Anna Shirley, Pak Tile dan Eva Arnaz

Dono, Kasino, dan Indro tinggal di sebuah rumah kost. Kelucuan mulai terjadi dari pemilik flat tante Sarah (Susy Bolle) yang sedang pacaran. Kasino dan Indro memasang mikrofon hingga suara pacaran itu terdengar ke seluruh kamar. Maka perseteruan tante Sarah dan tiga sekawan terjadi.

Lalu datang Erna (Meriam Bellina) keponakan tante Sarah. Tiga sekawan tadi berlomba menarik hati Erna. Suatu saat tiga sekawan diajak Erna ke klab malam. Di situ jumpa dengan tante Sarah. Tiga sekawan terpaksa menyamar jadi wanita.

25. Mana Bisa Tahan (1990) bersama Nurul Arifin, Zainal Abidin dan Sally Marcellina

Dono punya pacar dua sekaligus, Windy (Nurul Arifin) dan Cindy (Sally Marcelina}, hingga sering sukar mengatur pertemuan dan sering salah paham. Kasino dan Indro iri, hingga ia membuat perpacaran Dono berantakan dengan menjelek-jelekkan Dono di hadapan orangtua kedua gadis tadi. Dono kemudian balas dendam dengan mengerjai Kasino dan Indro.

26. Sudah Pasti Tahan (1991) bersama Nurul Arifin, Sherly Malinton dan Sally Marcellina

Kisah tentang tiga serangkai (Dono, Kasino, Indro) bersama dua gadis cantik, Linda (Sally Marcelina) dan Christin (Nurul Arifin), yang berhasil ditarik dari asrama putri untuk tinggal bersama mereka. Linda adalah pacar Kasino, sementara Christin pacar Indro. Mereka berlima menjadi juri ratu pantai oleh seorang produser. Salah satu calon ratu pantai mencoba merayu Dono, Kasino dan Indro. Linda dan Christin marah dan mengerjai tiga serangkai ini.

27. Bisa Naik Bisa Turun (1991) bersama Kiki Fatmala, Fritz G. Schadt dan Sally Marcellina

Warkop belajar jadi Satpam yang ternyata dikomandani oleh seorang pasien rumah sakit jiwa. Lalu mereka bekerja disebuah perusahaan yang menjadi seorang wanita, karena perusahaan membutuhkan seorang pekerja wanita. Film terlaris I di Jakarta tahun 1992 menurut data Perfin.

28. Lupa Aturan Main (1991) bersama Eva Arnaz, Fortunella dan Hengky Solaiman

Rumah yang ditempati Dono (Dono) Kasino (Kasino), Indro (Indro), Anneke (Intan Fully) dan Sofia (Eva Arnaz) akan kedatangan tamu seorang penyanyi cantik, Donna (Fortunella). Namun, saat Donna berkunjung, terjadi kegegeran akibat ulah perampok bergigi tonggos (Diding Boneng). Mereka bertekad menangkap perampok itu. Melalui koran yang memberitakan keberanian Dono menantang perampok, diatur strategi menangkap perampok itu. Perampok muncul ,yang sebenarnya adalah polisi yang ditugaskan untuk mengawal Dono. Dono dan kawan-kawan langsung meringkus dengan memberi makan onde-onde beracun. Setelah polisi tadi teler, datang orang berseragam Polisi yang sedang menyamar, yang merupakan perampok sebenarnya. Dalam keadaan gawat, Sofia membujuk Polisi palsu dengan onde-onde, hingga teler pula. Di bagian akhir cerita, perampok palsu yang sebenarnya polisi dibangunkan dan melihat polisi palsu yang sebenarnya perampok tidur dan akhirnya mereka bergembira.

29. Masuk Kena Keluar Kena (1992) bersama Kiki Fatmala, Fortunella dan Sally Marcellina

Dono, Kasino, dan Indro tersesat ke pulau terpencil yang dihuni suku primitif yang semua terdiri dari wanita cantik. Suku tersebut dipimpin oleh kepala suku (Pak Tile) dan ketiga anaknya yang gemuk. Dono, Kasino, dan Indro dijodohkan dengan ketiga anak kepala suku, sehingga Dono, Kasino, dan Indro berusaha untuk melarikan diri dari pulau.

30. Salah Masuk (1992) bersama Gitty Srinita, Tarida Gloria dan Angel Ibrahim

Tiga sekawan Dono, Kasino, Indro menjadi pekerja film iklan. Kisah berjalan kesana-kemari khusus untuk mencari efek lucu. Mula-mula muncul soal Dono yang tertarik penari perut yang bernama Selly (Fortunella), yang lalu coba dirayu Indro memanfaatkan kesempatan Dono yang sedang pergi. Ternyata sang penari itu dimanfaatkan orang lain untuk memeras. Lalu bikin iklan bir dengan pemain gendut, yaitu Yuli (Tarida Gloria) , yang saat shooting malah membuat kacau. Dan selanjutnya adalah rentetan banyolan yang tak ada hubungannya dengan peristiwa di atas.

31. Bebas Aturan Main (1993) bersama Lella Anggraini, Gitty Srinita dan Diah Permatasari

Dono, Kasino, Indro kehilangan celana ketika sama-sama sedang buang air besar di WC umum sebuah tempat hiburan. Secara serampangan Dono mengambil celana seorang bapak yang buang air di WC sebelahnya. Karena Seorang Bapak Kaget Melihat Dono,Kasino,Indro Mengambil Celananya,Dia Pun Marah-marah hingga mereka bertiga lari. Saat Dono,kasino,indro hendak Pulang ke Rumah,Mereka didatangi 3 Perempuan Yang bernama Yuli, Nela , dan Lisa dan mereka bertiga menumpang mobil itu. Saat Mobil berjalan,Velg Mobilnya Mengenai Seorang Laki-laki yang sedang berjalan bersama perempuan dan dono,kasino,indro Pun menertawakannya. Saat Di Rumah, Kasino Hendak Makan roti,Tapi Rotinya Terbuka Sendiri Seperti Buaya. Kelucuan Terulang Kembali Saat Kasino Meminum Sari Cabe Yang Membuat mulutnya Terbakar. Namun,kasino kena Sial lagi lantaran dono Menyemprotkan Cream Ke Wajah kasino. Kemudian,kasino dan indro pun datang ke rumah pacarnya. Namun,mereka dijahili seorang anak yang menyemprotkan cream ke kepalanya dan memberinya es krim. Namun,saat bapak yang pernah kehilangan celana itu terkejut bahwa mereka berdua Adalah pelaku yang mencuri celana itu. Kemudian kasino dan indro pun dikejar-kejar dan menaruh dua es krimnya ke mata bapak tersebut lalu kabur. Di rumah,dono,kasino, dan indro sedang berdiskusi bagaimana caranya bisa masuk ke dalam rumah itu

Malammnya,disaat seorang satpam sedang Berjoget karena lagu yang berputar di radio, dono,kasino, indro pun punya cara untuk masuk. Yaitu melewati pagar. Saat mereka bertiga sampai di pagar,dono pun bersin karena daun yang bertengger disampingnya hingga suaranya terdengar oleh Satpam. Saat dono hendak naik,tiba-tiba dia terpeleset dan seorang bapak keluar dan mereka mengira itu ulah kucing (dia mengira tetapi suaranya terdengar). Saat kasino nunjuk memakai jarinya,dono pun kemasukan jari kasino lalu mereka berdua berkelahi sampai-sampai Kasino Mendorong Dono Ke Drum Minyak hingga suaranya terdengar oleh satpam. Ternyata,itu kucing (suaranya terdengar lagi) dan Satpam Pun Memaki-maki. Saat mereka hendak turun,indro memberitahu dono bahwa ada tombol suara penghubung radio yang mudah ter-injak namun dono menginjaknya hingga radio itu menyala dan membangunkan bapak itu. Saat mereka bertiga menyelinap,bapak itu keluar untuk memeriksa. Tapi,Dono,kasino, Dan Indro Menirukan suara kucing yang sedang kelaparan sampai-sampai Mereka Bertiga Dilempari Sepatu. Saat mereka berjalan masuk,indro tak sengaja menjepit tangan dono di jendela. Keitika mereka bertiga berjalan,mereka kaget akan pintunya segera terbuka. Indro Memerintahkan kasino Melempari Seorang Perempuan Gemuk Itu Dengan kucing dan kasino melemparinya hingga dia ketakutan.Dan Akhirnya,Mereka Bertiga Berhasil Masuk Dan Bertemu Kembali dengan Yuli, Nela , dan Lisa. Saat satpam sedang tidur,Terdengar Suara Barang Pecah Dan Suara Kucing. Dia Masuk Ke Rumah Dan Mendengar suara alarm dari jam weker. Tiba-tiba,bapak itu kaget ketika melihat statpam menyelinap masuk ke rumahnya dan Dono,Kasino, Indro Ketahuan dan mereka dikejar-kejar sampai-sampai mereka bertiga ditembak dan berhasil kabur.

Saat dono membersihkan karpet dengan Vacuum Cleaner,motif karpet tersebut hilang dan indro keluar untuk mengerjai kasino yaitu mengganti Shampoo dengan Botol yang berisi Air Tanah. Saat kasino keluar dari kamarnya,dia membawa alat seperti rautan dan indro memasukkan jarinya hingga merasa kesakitan. Ternyata,Alat tersebut adalah rautan Pensil.

Mereka bertiga pun mempunyai strategi untuk bisa masuk ke dalam rumah pacarnya kembali. Dia menelepon bapak itu dengan menyamar sebagai Pengawai Pemda DKI Jakarta dalam lomba rumah bersih,mereka berjanji membawakan patung Michael Jackson. Akhirnya,mereka bertiga sampai di rumah. Tapi,kasino sakit karena dia menekan bel yang rusak hingga tersengat Listrik. Dono Pun Menyamar Sebagai Patung Michael Jackson yang ditaruh disamping tangga. Dia Terlalu Capek Untuk Menjadi Patung Dan Dono Membius bapak & pembantu itu dengan “Chloroform” hingga mereka terdidur. Dono Pun Memotret Bapak dan pembantu itu dengan Kamera Miliknya dan kabur.

Besoknya,mereka bertiga kembali ke rumah itu & bapak pemilik rumah itu marah dan Kasino Menjelaskan bahwa mereka adalah orang baik & menyerahkan buktinya. Akhirnya,Yuli, Nela , dan Lisa diizinkan oleh ayahnya untuk Pergi Ke Pantai Bersama Dono,kasino, dan Indro. Sat bapak melihat fotonya,dia mengira bahwa foto itu tidak ada. Bukti Klise. Dia memanggil satpam untuk menyusul ke pantai.

Sesampainya dia di pantai,Mereka bertiga dikejar-kejar oleh bapak dan satpamnya dan mereka bertiga mengambil mobil milik PL. Yang sedang Buang air kecil. Indro Memutus Sambungan Kargo mobil yang ditumpangi satpam dan bapak itu. Kelucuan pun terjadi saat mereka bertiga menghindari Mobil Toyota Land Cruiser yang berjalan Zig-Zag tetapi ke arah yang salah Membuat mereka bertiga tercebur ke sungai dan dono Tertangkap oleh satpam dan seorang bapak dari 3 gadis tersebut.

32. Bagi-Bagi Dong (1993) bersama Kiki Fatmala dan Inneke Koesherawati

Dono yang tinggal dengan kedua sahabatnya dan pacarnya masing-masing sering iri karena belum punya pacar. Maka dia pergi ke sebuah dukun dan diberi tikus. Di rumah tikus tersebut terlepas dan membuat takut pacar-pacarnya.

33. Saya Duluan Dong (1994) bersama Diah Permatasari, Gitty Srinita dan HIM Damsyik

Dono, Kasino, dan Indro menjadi pelayan di rumah makan milik orangtua Yully (Gitty Srinita), pacar Kasino. Mereka bertiga bukan pelayan biasa, melainkan khusus untuk menghadapi pemilik rumah makan saingan bernama Pak Soleh (HIM Damsyik) yang suka mengganggu rumah makan ayah Yully (Simon PS).

Suka duka mereka menghadapi ulah Pak Soleh dibuat untuk mengundang kelucuan yang bersifat fisik, seperti gantian menangkap tikus yang jatuh dari loteng dan sebagainya. Ulah Pak Soleh akhirnya diketahui wartawan dan Polisi. Pak Soleh ditangkap, Kasino dan kawan-kawan bersorak-sorak.

34. Pencet Sana Pencet Sini (1994) bersama Sally Marcellina, Pak Tile dan Taffana Dewi

Dono (Wahyu Sardono), Indro (Indrojoyo Kusumo) dan Kasino (Kasino Hadiwibowo) sangat ingin mempunyai mobil, tapi mereka tidak mempunyai uang. Maka kedatangan paman Dono, Dewo Sastro (Tisna S. Brata), dimanfaatkan untuk meminta mobil. Sayang Dewo Sastro sangat pelit, permintaan Dono tidak dikabulkan. Mereka tidak kehabisan akal. Dengan bantuan teman-temannya, diaturlah sandiwara penculikan Dono oleh penjahat sungguhan, Mata Satu (S. Parya) yang kebetulan kenalannya Indro. Penjahat meminta tebusan pada Dewo Sastro yang jumlahnya cukup untuk membeli mobil. Tapi oleh Mata Satu, tebusan yang diminta jauh lebih besar dari yang disepakati semula. Dono bahkan diculik sungguhan dan benar-benar akan dibunuh bila permintaannya tidak dikabulkan. Namun Dewo Sastro tetap tak mau menebus Dono. Terpaksa Kasino, Indro dan para teman wanitanya berusaha menyelamatkan Dono. Belakangan Dewo Sastro justru menghadiahkan mobil mewah pada Dono karena telah berhasil meringkus Mata Satu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *