Film Warkop Gengsi Dong

Diposting pada

Poster Film Warkop Gengsi Dong :

Pemeran Film Warkop Gengsi Dong :

Dono Sebagai Slamet
Kasino Sebagai Sarwani
Indro Sebagai Paijo
Camelia Malik Sebagai Rita
M. Pandji Anom Sebagai Bapaknya Slamet
Zainal Abidin Sebagai Guru Dosen, Ayah Rita
Rahayu Effendi Sebagai Ibunya Joy, Paijo
Ferry Soraya Sebagai Sahabat Rita
Marlia Hardy Sebagai Nyaknya Sanwani
Rina Hasyim Sebagai Ibu kos nya Slamet
Mustafa Sebagai Pilot yang jadi tunangannya Rita

Sinopsis Film Warkop Gengsi Dong :

Film Kedua Warkop ini mengisahkan tiga orang mahasiswa yang sedang kuliah di ibu kota Jakarta. Mereka adalah Slamet (Dono), anak juragan tembakau paling kaya dari Solo, Jawa Tengah; Sanwani (Kasino), orang Betawi asli anak pengusaha bengkel mobil; dan Paijo (Indro), anak pengusaha minyak yang kaya raya. Dari latar belakang yang beragam itulah, mereka berteman dan bertemu dengan Rita (Camelia Malik), gadis paling cantik sekaligus putri seorang dosen yang mengajar di kampus tempat mereka kuliah.

Ketiganya selalu menjaga gengsi dan berlomba-lomba untuk menarik perhatian Rita.

Sanwani, misalnya, selalu mengibul bahwa dirinya tinggal di perumahan elite di daerah Menteng. Ia juga sering pergi ke kampus membawa mobil dari bengkel yang belum selesai didempul. Sementara Slamet, setelah dikompori teman-temannya karena tak punya mobil, akhirnya meminta kiriman uang dari kampung untuk membeli mobil. Berbekal uang Rp2 juta kiriman dari ayahnya, ia hanya mampu membeli mobil reyot—sebenarnya lebih tepat disebut opelet—yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tampak norak.

Hari-hari kuliah mereka jalani dengan ceria dan penuh tawa. Sesekali mereka mencuri kesempatan untuk kencan berdua dengan Rita dan merumrumnya melalui alunan lagu dangdut. Dan meski Rita tampak sangat akrab dengan ketiganya, sebenarnya tidak ada satu pun dari mereka yang ia taksir. Sebaliknya, masing-masing dari mereka bertiga justru merasa dirinyalah yang paling pantas dan berhak untuk menjadi kekasih Rita.

Puncaknya saat mereka diundang dalam acara ulang tahun Rita yang ke-20. Pada akhir acara, bapak Rita naik ke pentas dan menunjuk pria lain untuk menjadi calon suami bagi anaknya. Tentu saja, mereka bertiga kecewa berat. Bahkan Slamet yang sebelumnya tampil sangat percara diri sampai pingsan melihat kenyataan pahit itu.

Selain menghibur penonton melalui dialog dan adegan-adegan lucu, kononGengsi Dong—dan film-film Warkop DKI yang lain—juga sarat muatan sindiran terhadap penguasa. Misalnya perkataan Sanwani saat memperkenalkan Paijo sebagai anak pengusaha minyak yang “hartanya banyak disimpan di luar negeri” atau pembelaannya kepada Slamet saat diejek Paijo “orang kaya kelakuannya memang begitu, kayak uang bapaknya halal saja.” Dan masih banyak lagi….

Adegan Favorit Film Warkop Gengsi Dong :

Lagi-lagi Dono dikerjain. Difilm ini ada Mobil Dono yang mirip dengan Dono.

Gambar Gravatar
Bermain di 34 Film layar lebar dan menjadi tontonan wajib tiap lebaran, Mengeluarkan 12 Album Lawakan, dan Menghibur masyarakat Indonesia di siaran radio, itulah kami, Warkop atau Warung Kopi Prambors. Dono, Kasino, Indro, Rudy Badil dan Nanu "Tertawalah sebelum tertawa itu Dilarang"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *